ARIFIN TJOKRO – 5 Pengusaha Sukses yang Menginspirasi

Kesuksesan merupakan suatu hal yang didambakan oleh setiap orang. Namun tidak sedikit orang yang memandang kesuksesan orang lain hanya sebelah mata karena sebagian dari mereka tidak tahu berapa besar perjuangan yang sudah dilalui oleh orang-orang yang sudah mendapatkan kesuksesannya tersebut. ARIFIN TJOKRO percaya bahwa orang-orang yang sukses mempunyai tekat dan kemampuan yang tidak pernah luntur.

Orang-orang yang memiliki jiwa tersebut akan mencapai kesuksesannya walaupun bukan dalam waktu yang singkat. 5 pengusaha yang menjadi isnpirasi seorang Arifin Tjokro, dirasanya juga akan menginspirasi. Karena mereka adalah orang yang mempunyai bakat dan keterampilan untuk terus mengapai kesuksesan.  Berikut adalah mereka;

  • George Soros

Seorang pria dari Hungaria yang selamat dari sebuah perang yang menimpa negaranya itu. Dimana sang ayah menyelamatkannya dengan memberikan uang kepada salah satu tentara perang yang ada. Hidup dibalik tirai besi dan negara yang dalam keadaan perang membuat George memutuskan untuk pindah menuju London setelah dibebaskan.

Beberapa tahun tinggal di ibu kota Inggris itu, ia berhasil mendapatkan gelar sarjananya dari London School of Economics. Lulus dari universitas tersebut, Soros bekerja mulai dari seorang pelayan di toko souvenir dan juga menjadi bagian dari sebuah bank merchant hingga akhirnya belia dikenal sebagai seorang kepitalis radikal, pelaku bisnis keuangan dan penanam modal saham yang juga seorang aktivis politik berkebangsaan Amerika. Soros dikenal memiliki kemampuan tinggi dalam berspekulasi di bidang perdagangan mata uang. Pada tahun 1982, dalam waktu singkat Soros berhasil meraup keuntungan 1,2 milyar dolar dalam perdagangan mata uang Poundsterling.

  • Larry Ellison

Lawrence Joseph Ellison atau yang dikenal dunia dengan nama Larry Ellison merupakan salah satu pendiri dan CEO dari sebuah perusahaan perangkat lunak database, Oracle Corporation. Sejak masa sekolahnya, pria yang lahir pada tahun 1944 ini dikenal memiliki bakat dalam bidang matematika yang mana pada masa mudanya, pria berusia 72 tahun ini bekerja untuk sebuah perusahaan bernama, Ampex.

Lahir di Lower East Side of New York pada perang dunia kedua, Larry tidaklah terlahir dari keluarga yang berada, melainkan keluarga kekurangan yang berasal dari sebuah daerah kumuh di kawasan New York. Ia hidup dengan penuh perjuangan bersama dengan para imigran hingga pada usia yang masih cukup dini sebelum menjadi seorang pengusaha sukses saat Larry Ellison yang sukses membuat sebuah proyek gudang data untuk CIA memiliki pendapatan bersih sebesar 49,3 miliar USD setiap tahunnya.

  • John Paul DeJoria

John Paul Dejoria, merupakan putra kedua dari seorang ayah imigran Italia dan ibu yang merupakan keturunan Yunani. Beliau adalah seorang pengusaha muda dari generasi pertama Amerika. Kala itu, sebelum menjadi seorang pengusaha sukses seperti saat ini, John Paul adalah se orang pemuda yang juga anggota sebuah geng jalanan hingga suatu waktu ia memutusan untuk mengubah hidupnya. Keputusannya tersebut dipengaruhi oleh guru matematika di sekolah menengah atasnnya, bahwa John Paun tidak akan pernah berhasil untuk menggapai sesuatu jika ia tidak berubah.

Hingga ketika beliau lulus dari sekolah menengah atas pada tahun 1962 ia berhenti dari geng jalanan yang menemaninya tumbuh untuk menghabiskan waktunya selama 2 tahun di Angkatan Laut Amerika Serikat. Ia memulai pekerjaannya dari seorang petugas kebersihan hingga seorang salesman asuransi.

Hingga akhirnya, suatu saat ia berhasil dengan pekerjaannya. Ia dinobatkan sebagai pengusaha generasi pertama Amerika yang memiliki sifat dermawan dan menjadi salas seorang pilar dari komunitas binsis. Beliau sudah melalui berbagai proses dan juga melawan rintangan untuk sampai pada posisinya saat ini. Dengan motto “Success unshared is failure”, pria berusia 72 tahun ini selalu berbagi atas kesuksesannya pada orang lain.

Pada tahun 2011, John Paul bekerja sama dengan Bill Gates dan juga Warren Buffet untuk menerunskan kembali “The Givining Pledge” yang sempat tertunda. Serta pada tahun yang sama, beliau menderikan sebuah yayasan bebagi untuk kegiatan amal yang dinamakan, JP Peace, Love and Happiness. Yayasan ini mendukung nilai-nilai inti perusahaan yang dibangunnya dengan kelanjutan pada tanggung jawab sosial dan perlindungan untuk hewan.

  • Won Chang

Seseorang pria yang merupakan imigran Korea yang datang ke Amerika Serikat untuk mengejar kesuksesannya. Pada tahun 1981, ia dan sang istri Jin Sook pindah ke Amerika berselang 3 tahun kemudian, ia dan sang istri membuka sebuah toko pakaian yang kemudian diberi nama Mode 21 pada tahun 1984 di Highland, Los Angeles. Pada awal ia datang ke negri Paman Sam itu ia bekerja untuk 3 pekerjaan sekaligus untuk memenuhi kebutuhan hidupnya sebelum ia mendirikan toko pakaian miliknya, Forever 21, yakni sebagai petugas pompa bensin, pegawai kebersihan dan pegawai sebuah kedai kopi.

Pekerjaan tersebut dilakukan selama 3 tahun dimana pada periode ini berlangsung sebelum ia mendirikan perusahaan dan membuka toko , Forever 21. Setelah berjalan lebih dari 1 tahun, toko pakaian pertama keduanya ini terpaksa harus ditinggalkan dan dioper pada pemilik lain dikarenakan sepasang suami istri ini memiliki rencana untuk memperluas lokasi penjualan ke kawasan lain, hingga akhirnya nama Forever 21 menjadi bran toko pakaian ini. Sampai pada tahun 2010, sebanyak 457 toko pakaian ini mulai tersebar di seluruh dunia dengan perusahan utama yang dikelola oleh keluarganya. Dalam catatan Forbes tahun 2012, pria kelahiran tahun 1954 yang juga merupakan direktur utama Forever 21 diperkirakan memiliki kekayaan bersih sejumlah 4 miliar USD setiap tahunnya.

  • Zdenek Bakala

Zdenek Bakala, seorang pengusaha batu bara terkemuka di Amerika Serikat. Ia merupakan seorang pria yang berasal dari Cekoslovakia dimana pada awal memulai karirnya sebagai pengusaha, ia melalui berbagai proses panjang yang mengajarkannya banyak pelajaran.

Beliau pernah bekerja sebagai seorang pencuci piring di sebuah kasino, Harrah. Setiap harinya, ia mendapatkan 50 dolar sebagai upah. Setiap upahnya tersebut, ia simpan untuk melanjutkan pendidikannya pada tingkat universitas.

Beberapa tahun berselang, Bakala menghandiri sebuah ajang bergengsi University of Calofornia-Berkeley dan memperoleh gelar sarjana yang membawanya masuk ke dunia perbankan.

Pada tahun 1994, ia kembali ke tanah airnya yang disusul dengan membuka sebuah kantor kredit Suisse di Praha. Karena usahanya inilah ia berhasil meraih kesuksesannya sebagai konsulkan keuangan yang tidak diragukan kemampuannya.. Beliau juga berhasil untuk mendapatkan sebuah kek. Beliau juga berhasil untuk mendapatkan sebuah kekayaan yang sangat besal dan akhirnya berhasil mengakuisisi saham batu bara  dan biji besi terbesar di dunia.

Cerita kelima pengusaha sukses yang sudah dijelaksan diatas menjadi panutan seorang Arifin Tjokro yang juga sudah menggapai kesuksesannya saat ini. Cerita-cerita yang didapatkannya dari berbagai media informasi, baik buku ataupun melalui seseorang pada sebuah seminar.

Kelima cerita sukses tersebut berhasil menunjukkan bagaimana sebuah kesusesan di dapatkan dengan melalui sebuah proses yang panjang, memulainya dari nol dengan cara yang masing-masing miliki. Anda pun dapat mengaplikasikannya jika ingin sukses seperti Arifin Tjokro. Semoga bermanfaat ☺

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s